Bayangkan anak Anda bisa memahami instruksi dalam bahasa Inggris tanpa perlu diterjemahkan terlebih dulu — tersenyum saat mendengar, lalu menjawab dengan percaya diri. Kemampuan itu tidak datang dari hafalan semata, tetapi dari latihan mendengarkan yang konsisten dan menyenangkan. Sebagai Tutor Bahasa Inggris, saya sering melihat bagaimana anak yang terlatih mendengarkan akan jauh lebih cepat berbicara lancar. Karena itu, mengasah listening skill anak menjadi langkah awal penting sebelum meningkatkan speaking skill mereka. Dan kabar baiknya, latihan ini bisa dilakukan dengan cara yang seru di rumah maupun di kelas!
Mengapa Listening Skill Itu Penting?
Kemampuan mendengarkan adalah fondasi utama sebelum anak bisa berbicara lancar. Sama seperti ketika mereka belajar bahasa ibu — anak mendengar dulu, baru menirukan.
Dalam belajar bahasa Inggris, listening skill yang baik akan membantu anak untuk:
- Lebih mudah menangkap arti kata dan kalimat.
- Mengucapkan kata dengan pelafalan yang benar.
- Merespons percakapan dengan cepat dan tepat.
- Meningkatkan speaking skill secara alami.
Ketika anak terbiasa mendengar bahasa Inggris dalam konteks nyata, mereka akan mulai berpikir dalam bahasa tersebut, bukan lagi menerjemahkan dari bahasa Indonesia.
1. Dengarkan Lagu Anak Bahasa Inggris
Lagu adalah cara paling mudah dan menyenangkan untuk melatih listening skill anak. Melalui lagu, anak belajar mengenali intonasi, ritme, dan pelafalan kata dengan cara yang tidak terasa seperti belajar.
Beberapa tips untuk orang tua:
- Pilih lagu sederhana dengan lirik yang berulang, seperti Head, Shoulders, Knees and Toes atau If You’re Happy and You Know It.
- Putar lagu sambil mengajak anak bernyanyi dan bergerak mengikuti irama.
- Ulangi beberapa kali dan bantu anak memahami arti kata dalam lagu tersebut.
Aktivitas ini tidak hanya memperkuat pendengaran bahasa Inggris, tapi juga menumbuhkan rasa percaya diri saat berbicara dan bernyanyi.
2. Tonton Kartun Edukatif dalam Bahasa Inggris
Anak-anak sangat menyukai visual, dan kartun bisa menjadi alat belajar yang efektif. Dengan menonton kartun berbahasa Inggris, anak terpapar kosakata sehari-hari dalam konteks yang jelas.
Tips agar lebih efektif:
- Pilih tayangan dengan bahasa yang mudah dipahami, seperti Peppa Pig atau Bluey.
- Aktifkan subtitle bahasa Inggris, bukan terjemahan Indonesia.
- Setelah menonton, ajak anak mendiskusikan apa yang mereka lihat dan dengar.
Dengan cara ini, anak belajar listening dan speaking skill sekaligus — mereka mendengarkan, memahami, lalu mengekspresikan kembali.
3. Bermain Tebak Suara atau Kata
Permainan sederhana bisa membuat latihan listening jadi lebih seru. Coba mainkan “Guess the Sound” atau “Guess the Word”.
Contohnya:
- Putar suara hewan atau benda (seperti dog barking atau rain sound), lalu minta anak menebak itu suara apa.
- Sebutkan kata dalam bahasa Inggris, lalu minta anak mencari benda yang dimaksud di sekitar rumah.
Selain melatih pendengaran, aktivitas ini membantu anak menghubungkan kata dengan maknanya secara langsung, sehingga kosa kata mereka meningkat dengan cepat.
4. Cerita Interaktif (Interactive Story Time)
Bercerita adalah kegiatan yang kaya manfaat untuk fun learning bahasa Inggris. Anak bisa belajar mendengarkan struktur kalimat, nada bicara, dan ekspresi.
Cara melakukannya:
- Bacakan cerita sederhana dalam bahasa Inggris dengan intonasi ekspresif.
- Gunakan boneka atau gesture untuk membantu pemahaman.
- Setelah selesai, ajukan pertanyaan ringan seperti, “Who is the main character?” atau “What did the cat do?”
Kegiatan ini tidak hanya melatih listening skill, tapi juga membantu anak berlatih speaking secara natural dengan menjawab pertanyaan.
5. Latihan dengan Native Speaker atau Tutor
Jika ingin hasil yang lebih terarah, bergabung dalam kursus bahasa Inggris anak bisa jadi pilihan tepat. Di dalam kelas interaktif, anak berlatih mendengar langsung dari tutor yang berbicara dalam bahasa Inggris dengan pelafalan yang benar.
Kegiatan seperti games, role play, dan speaking practice membuat anak terbiasa mendengar serta merespons dalam situasi nyata. Dengan bimbingan tutor, setiap kesalahan diubah menjadi momen belajar, bukan tekanan.
Penutup
Melatih listening skill anak tidak harus dengan cara yang membosankan. Justru, semakin fun dan natural prosesnya, semakin cepat anak memahami dan menggunakan bahasa Inggris dalam keseharian. Melalui lagu, cerita, permainan, hingga kursus interaktif, anak belajar bukan hanya dengan telinga, tapi juga dengan rasa senang.
Sebagai tutor, saya selalu percaya bahwa anak-anak yang berani mendengarkan dengan sungguh-sungguh akan tumbuh menjadi pembicara yang hebat. Jadi, yuk bantu anak Anda menjadikan latihan listening dan speaking sebagai bagian dari permainan sehari-hari — menyenangkan, ringan, dan penuh semangat!
Discover more from Pro English
Subscribe to get the latest posts sent to your email.




